
keterangan-siklus-karbon
Sekarang, saya coba ngebahas siklus materi. Hehe,kbawa2 kuliah ni sekalian buat rekap ulang memori biar g lupa…
dicicil yaaak, karna malas… jadi yang pertama adalah siklus karbon!! yeehaaa!!
Karbon ini komposisinya dalam paling banyak terdapat dalam molekul CO2 (karbondioksida), terutama di atmosfer, yaitu krg lebih 0,03%. Selagin CO2, di atmosfer juga terdapat gas karbonmonoksida (CO) dan gas metan (CH4). Nah, karbon atmosferik ini bisa turun ke geosfer, antrofosfer, biosfer dan hidrosfer melalui proses2 alam, baik itu secara biologis ataupun kimiawi. Siklus karbon penting kita ketahui, karena dari senyawa2 karbon itulah banyak tercipta sumber energi bagi kehidupan manusia, dari petroleum hingga amilum.
Karbon di atmosfer, melalui proses presipitasi (jatuhnya air ke muka bumi), pelarutan dan proses kimia dapat berubah menjadi ion HCO3-. Begini nih rumus proses kimianya…

Karena ion HCO3- nggak stabil, maka ia akan terurai lagi menjadi
![]()
Nah, ion CO32- ini bereaksi dengan ion kalsium dan atau magnesium menjadi CaCO3 dan MgCO3 (insoluble inorganic carbon). Kedua senyawa tersebut sangat penting dalam pembentukan material kapur di dalam biosfer. Proses2 kimia di atas adalah reversible sehingga karbon yang terikat dalam senyawa, dapat kembali ke atmosfer sebagai molekul CO2.
Proses siklus karbon lainnya adalah lewat fotosintesis. Fotosintesis membuat C inorganik sebagai biological carbon {CH2O} dan karbon xenobiotic (zat racun bagi komponen biotic). Melalui biogeochemical proses, yang dilakukan kebanyakan oleh mikroorganisme, karbon inorganik dibah lagi menjadi hidrokarbon inorganik yaitu CxH2x dan kerosene (kerennya mah minyak bumi, bahan bakar fossil, atou biomassa). Melalui proses manufaktur, ujung2nya hidrokarbon2 ini diubah lagi menjadi {CH2O} dan xenobiotics atas dasar alasan kepentingan manusia, yang akhirnya menjadi sumber polutan organik maupun inorganik. Beruntung dunia ini punya bakteri2/mikroorganisme (kebanyakan dari kingdom prokariot atau archaea) yang dapat me-biodegradasi polutan2 berbahan dasar karbon ini, hingga karbon bisa kembali ke atmosfer sebagai CO2 dan kembali melakukan siklusnya demi kepentingan kehidupan bumi.